laporan jurnal nih,,, waktu sistem immunology,,,
Di Eropa, imunoterapi serbuk rumput meliputi sepertiga dari seluruh imunoterapi spesifik pada alergi tipe I. Imunoterapi ini melibatkan rumput-rumput dari subfamili Pooideae, yang menggambarkan perpaduan filogenetik yang berbeda dari subfamili lainnya. Akan tetapi, distribusi geografis yang tumpang tindih dan siklus penyerbukan yang serupa menyebabkan tidak ada kepastian serbuk rumput yang mana yang memajankan secara spesifik.
Setiap ekstrak serbuk rumput menunjukkan reaktivasi silang secara jelas terhadap IgE. Namun setiap penderita berhadapan dengan bermacam2 species pada saat musim semi. Sehingga timbulah pertanyaan, vaksin yang paling efektif haruskah memakai hanya satu serbuk atau banyak serbuk.
Vaksin yang ideal harus bisa memperhitungkan kondisi pada saat perpajanan alami dengan mekanisme kepekaan. Dengan begitu untuk memilih vaksin yang baik seharusnya ditetapkan pada level molekularnya.
Ada banyak bukti bahwa grup 1 dan grup 5 alergen keduanya terpelihara dengan baik diantara Pooideae, dengan sebuah rangkaian asam amino yang homolog dalam jangkauan antara 90 dan 55-80%, berturut-turut.
Bagaimanapun, perbedaan telah dilaporkan mengenai alergen yang terdiri atas serbuk-serbuk dari spesies yang berbeda. Tetapi yang terpenting adalah adanya bukti bahwa sistem imun pada pasien bisa mendeteksi perbedaan-perbedaan tersebut. Lagipula, dengan menggunakan berbagai macam species pooideae, kira-kira 10-20% dari pasien yang alergi terhadap serbuk rumput memperlihatkan reaksi terhadapa IgE. Jadi, dapat disimpulkan bahwa rekombinasi dari serbuk rumput tersebut lebih baik terhadapa kondisi pajanan alamiah.
Kombinasi dari Anthoxanthum odoratum, Dactylis glomerata, Lolium perenne, Poa pratensis, dan Phleum pratense secara klinis aman dan manjur pada pasien dengan rhinokonjunctivitis alergika. Dosisnya adalah 300 IR tablet setiap harinya selama musim serbuk bunga mendorong ke arah 37% pengurangan pada gejala seiring dengan penurunan kebutuhan pada obat2an simptomatik.
Kombinasi kelima spesies Pooideae ini juga merupakan komposisi yang sah untuk imunoterapi yang spesifik. Selain karena karakter yang telah diuraikan di atas, kelima spesies ini memiliki penyebaran distribusi di Eropa dan Amerika Utara yang merupakan dua rumpun yang berbeda. Yang terpenting adalah dengan vaksin ini, baik pada suntikan buta-ganda maupun dikontrol-plasebo, menunjukan bahwa penderita membaik.
Dengan vaksin kombinasi kelima spesies ini, baik pada suntikan buta-ganda maupun dikontrol-plasebo, menunjukan bahwa penderita membaik. Hal ini terutama dikarenakan vaksin ini memberikan keuntungan dari keseimbangan antara kandungan alergen mayor dan juga minor, sehingga memanjangkan pembendaharaan epitop sel T atau sel B.
Dengan demikian, disimpulkan bahwa kombinasi serbuk dari lima spesies Pooideae merupakan komposisi yang tepat untuk imunoterapi yang spesifik.